Life is Unfair

Untukku yang merasa menjadi orang tidak beruntung.

Kamu sudah berjuang, menjalani kehidupan kuliah yang sulit dengan fokus studi yang tidak kau inginkan.

Kamu sudah berjuang melewati fase yang kata orang “SALAH JURUSAN”

Kamu sudah berjuang, mengayuh sepeda selama 5 semester sepanjang 3 km jalan untuk bisa selain kuliah juga mengaji dan mengabdi. Hal yang tidak kau inginkan, melainkan orangtuamu harapkan.

kau sudah sejauh itu mengayuh, mengamini segala doa orangtua serta guru yang melihat keletihanmu dengan dalih perjuangan

kau sudah cukup kuat (seharusnya) saat terjatuh kemudian mengayuh kembali sepedamu meski rantainya lepas.

Kau sudah bersusah payah melawan skripsi yang berdarah-darah hingga karyamu diakui dosen hingga departemen.

Kau sudah berlari, berhenti, istirahat dan kemudian berlari lagi.

Kau sedang terjungkal sekarang, mungkin menjadi orang tak beruntung sata ini. menjalani kehidupan yang tak diharapkan, menjalani hari-hari penuh kekhawatiran.

Hidup memang tidak adil, dear. Meski kau berlari. Orang dari kejauhan dengan sebelah mata melihatmu berjalan santai. melihatmu berdiam diri.

Tidak papa, gagal. tidak papa tidak beruntung, setidaknya saat ini saja.

“Bisa gak sih kerja?”

dendam mungkin tidak baik, tapi mungkin kata-kata itu akan menjadi senjatamu. Peluklah orang-orang yang percaya kepadamu. Tinggalkanlah mereka yang melihatmu sebelah mata hanya karena kamu terlihat sedang istirahat.

“Terserah mau apa juga, saya tidak peduli!”

HAHAHAHA

Tertawalah meski terasa getir, meski tak harus seperti Joker

Tertawalah, meski kacamatmu patah di saat-saat dompetmu tipis. dan akhirnya menghabiskan seluruh tabungan dari hasil gajimu yang tidak seberapa.

tertawalah, meski uang freelancemu habis untuk menutupi kebutuhan sehari-hari.

Tertawakalnlah orang-orang yang tidak menghargai kedatanganmu. Mereka sudah mati sejak dalam fikiranmu, maka tak usah pusing melihatnya ada pula.

Tidak peduli, meski kata orang dendam itu tak baik.

Kamu sedang belajar, untuk mandiri. Orangtua tak perlu tau sesusah apa amu kemmbangun kepercaya dirian terhadap hidup.

Life is Unfair, girl. Terimalah. Ketidakadilan sekarang sedang dipupuk dan ditabung untuk keberuntungan dan keadilan di hari yang akan datang, meski entah sampai kapan 🙂

Hidup tak berakhir meski tak dapatkan yang kau inginkan ~

Facebook Comments

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *