Nasihat dari Lagunya ERK

Ada nasihat dari satu Band Indie yang membuat kita sedikit berfikir kembali tentang jatuh cinta. Sebagai penikmat musik indie yang sekaligus sebagai santri, mahasiswa, dan pastinya seorang anak muda, bagiku lagu ini begitu mengingatkan kita tentang bagaimana seharusnya jatuh cinta itu tetap pada fitrahnya. Tanpa harus merasa kesepian, tanpa harus merasa menjadi orang yang paling tidak laku *maaf. Well, check it out! Lagu ini lebih enak dinikmati waktu sore, dengan secangkir kopi dan sebuah buku atau majalah atau koran atau mungkin saja sekaligus dengan perasaan rindu yang menggebu kepada sang kekasih. #eeaaaaak heuheuheu

JATUH CINTA ITU BIASA SAJA

By Efek Rumah Kaca

Jatuh cinta itu biasa saja

Kita berdua hanya berpegangan tangan

Tak perlu berpelukan

Kita berdua hanya saling bercerita

Tak perlu memuji

Kita berdua tak pernah ucapkan maaf

Tapi saling mengerti

Kita berdua tak hanya menjalani cinta

Tapi menghidupi

Ketika rindu, menggebu-gebu, kita menunggu

Jatuh cinta itu biasa saja

Kita berdua tak pernah ucapkan maaf

Tapi saling mengerti

Ketika rindu, menggebu-gebu kita menunggu

Jatuh cinta itu biasa saja

Saat cemburu, kian membelenggu, cepat berlalu

Jatuh cinta itu biasa saja

Jatuh cinta itu biasa saja

Jika jatuh cinta itu buta

Berdua kita akan tersesat

Saling mencari di dalam gelap

Kedua mata kita gelap

Lalu hati kita gelap

Hati kita gelap

Lalu hati kita gelap

Jika jatuh cinta itu biasa saja

Jika jatuh cinta itu biasa saja

Jika jatuh cinta itu biasa saja

Jika jatuh cinta itu biasa saja

 

Reviewnya nih,

Lagu ini punya makna yang dalem banget bahwa cinta itu gak perlu alay. Karena sebenarnya cinta itu sendiri adalah sebuah perasaan yang wajar-wajar saja. Wajar juga sih memang ketika ada seseorang yang jatuh cinta itu susah dikontrol, namun bukankah kita akan menjadi luar biasa jika ketika cinta datang, nafsu dan setan berpadu, kita tetap bisa mengontrolnya?

think again, cinta tak harus kita menjadi lebih baik, lebih bersemangat, lebih rajin, jika semua itu hanya pencitraan kepada pasangan. Lalu jika sudah putus kebaikan-kebaikan yang dilakukan saat pacaran menjadi hilang begitu saja, istilahnya hilang semua motivasinya. Lalu? Jadi, selama ini berbuat baik hanya ingin dianggap baik? well, pikirkan lagi, takutnya sia-sia

ada sebaris lirik favorit nih, Ketika rindu, menggebu-gebu kita menunggu

heuheuheu, untuk yang sabar menunggu semoga kelak mendapatkan yang jauh lebih baik dari yang diinginkan, berkah wes pokokee!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *