preloader
Look up to the sky

anik

Karena lagi kangen dunia perkuliahan (hehehee), aku mau sharing lagi nih tentang dunia perskripsian yang mungkin bisa bermanfaat juga buat yang membaca. Tujuan aku nulis ini si cuma sharing dan mencurahkan kerinduan terhadap menulis aja di blog tercinta ini dan kekangenan pada masa-masa melelahkan saat itu. Sekalian curhat, gimana si cara-caraku dalam melewati drama skripsi […]

Lucu sekali hidup ini~ Dulu, Bapakku pernah bilang “Pekerjaan paling baik buat perempuan itu ya guru. Masih bisa dikerjakan sembari mengurus anak-anak dan keluarga”. Selain mengindikasikan perempuan memang sebaiknya di rumah, orangtuaku rupanya ingin aku menjadi pengajar. Katanya, pekerjaan yang mulia. Dulu, aku tak merasa bahwa doktrin perempuan harus lebih sering di rumah dibanding laki-laki. […]

Untukku yang merasa menjadi orang tidak beruntung. Kamu sudah berjuang, menjalani kehidupan kuliah yang sulit dengan fokus studi yang tidak kau inginkan. Kamu sudah berjuang melewati fase yang kata orang “SALAH JURUSAN” Kamu sudah berjuang, mengayuh sepeda selama 5 semester sepanjang 3 km jalan untuk bisa selain kuliah juga mengaji dan mengabdi. Hal yang tidak […]

Jika kau tak dapatkan yang kau impikan bukan berarti, kau ‘tlah usai~ Suara Isyana Saraswati dalam lagu “Untuk Hati yang Terluka” masih terngiang, terutama pada lirik di atas. Hidup itu ternyata sulit, aku baru menyadarinya. Menjadi dewasa pun ternyata sangat berat, aku sempat menyesal kenapa buru-buru menjajaki fase ini. Dulu, kupikir semuanya akan baik-baik saja. […]

Malam itu di akhir Januari 2019, usai sholat maghrib aku memutuskan untuk tidur. Tidak seperti biasanya, mungkin ditambah dengan kelelahan lembur di lab untuk skripsi beberapa hari sebelumnya membuat tidur saat itu sangat lelap, tanpa mimpi. Apalagi setelahnya tidak ada ngaji, bebas lalu kumanfaatkan untuk benar-benar istirahat mempersiapkan bekal lembur lab lagi esok harinya. Tanpa […]